Archive for April, 2009

the day the earth stood still,

Posted in omong kosong with tags , , on April 29, 2009 by kristi

Saya lagi jenuh nonton TV, isi beritanya sama semua, dan semua orang pada berlomba-lomba menyampaikan pendapatnya, yang menurut dia udah paling bener, semua orang berlaku seperti semua perbuatannya sudah benar, dengan menyalahkan orang lain.

Semua orang memakai topeng, ngga punya rasa tenggang rasa, dan juga nggak ber-empati terhadap sesama, melihat sesuatu yang jelas-jelas nggak bener, menyalahi aturan, ya cuek aja, bahkan terkadang sudah ngga ber-perikemanusia-an, semua main sikat sana sikat sini, sikut sana sikut sini, jilat sana jilat sini, yang penting nylametin diri sendiri, yang hari ini merangkul, hari ini memeluk, hari ini mencium, besok bisa jadi berbalik menjadi musuh kita, woooow, serem juga ya, nanti kita berhati-hati berteman, katanya curigaan.

Kemunafikan, kepura-puraan,  merajalela. Sekarang ini jamannya memang lagi jaman cuek, semua buat aturan sendiri-sendiri dengan mengatasnamakan HAM, mengatasnamakan demokrasi, mengatasnamakan reformasi dan atas nama apalagi yang lainnya, budi pekerti sudah luntur, tatakrama sudah ngga dipakai lagi, terus segelintir orang yang waras ini mau gimana, ngliat tingkah polah yang seperti itu ya muak juga ya, belum lagi kalau kaita jadi korban atas semua kegilaan tersebut.

Ingat ramalan Ronggowarsito? Pujangga kuno  seratus sekian ( atau lebih) tahun  yang lalu , kata Sang Pujangga : ‘ saiki jamanne jaman edan, nek ora edan ora keduman’, bayangkan kalimat yang diucapkan sekian ratus tahun yang lalu, yang menggambarkan jaman sekarang, sungguh tepat ramalan beliau.

Hanya segelintir manusia aja yang masih punya akhlak, budi pekerti, dan mereka harus berjuang keras untuk tetap ada, dan manusia-manusia ini menjadi yang dianggap nggak waras, bahkan ada diantara mereka yang berusaha untuk tetep waras justru dianggap edan alias gila, bahkan berusaha untuk me’waras’kan orang-orang edan tadi malah dianggap seperti menggarami air laut, sebuah kerjaan yang sia-sia.

Ya, memang masih banyak sekali kegilaan-kegilaan diluar sana yang nggak terhitung lagi banyaknya, bahkan sudah ngga bisa di jelaskan lagi, kegilaan macam apa yang sudah terjadi, UNCATEGORIZE !! Nampaknya dunia sudah rusak luar-dalam, Lha terus gimana ya?

Mungkin bener juga seperti cerita  yang di film seperti judul tulisan ini, BILA SAATNYA HARI DIMANA DUNIA AKAN “DIAM”, ” STOOD STILL” TAK BERGERAK DAN SEMUANYA SEPERTI BERBALIK  KEMBALI KE TITIK AWAL , KE TITIK ASAL MUASAL dan  KITA AKAN MEMBUAT DUNIA BARU YANG LEBIH BAIK.

sitting and count the stitches,

Posted in happy life with tags on April 18, 2009 by kristi

in-a-row

hush a bye montain

Posted in grateful on April 18, 2009 by kristi

Seorang anak kecil yang sangat ketakutan, karena dikejar alien, terus dalam persembunyiannya dia bersenandung lagu Hush A Bye mountain,  ini adegan dalam sebuah filmnya Dakotta Pffaning, lagunya menenangkan, menyejukkan, membuat perasaan menjadi aman, kata-katanya sangat bagus, dan memang bener-bener menyejukkan, yang bawain ada beberapa penyanyi antara lain Stacey Kent, simak aja….  :D

I gentle breze from Hushabye mountain

Softly blows on her lullaby bay

It fills the sails of boats that are waiting

Waiting to sail your worries away

It isn’t far to Hushabye montain

And your boat waits down by the key

The winds of night so softly are sighing

Soon they will fly your troubles to sea

So close your eyes on Hushabye mountain

Waves goodbye to cares of the day

And watch your boat from Hushabye mountain

Sail far away

From lullaby bay

Have a great life everyone, :D :D :D

lasagna alternative,

Posted in resep-resep with tags , on April 12, 2009 by kristi

Suka Lasagna? tu makanan Italy yang uenak? Saya juga suka.

Tapi kadang kita pingin dengan rasa yang beda, coba aja resep saya yang baru ini dan masuk ke katekori resep-resep alternative.

Sebagai ganti lembaran pasta lasagnanya, bisa digunakan lembaran pancake

Siapkan pancakenya (yang plain)

Selanjutanya diolah dengan cara biasa, tapi sebagai ganti lembar lasagna gunakan lembar pancake, rasanya enak, malah lebih smooth.lasagna

what’s in a name…….?,

Posted in Percaya diri with tags , , on April 10, 2009 by kristi

“What’s in a name? that which we call a rose, by any other name would smell as sweet”

Pasti tau dong, kalimat ini?, kalimat yang diucapkan oleh Juliet untuk kekasihnya Romeo? Bunga mawar yang harum, sekalipun tidak disebut sebagai  mawar, akan tetap berbau harum!, kira-kira artinya seperti itu.

Apakah arti sebuah nama? Ada yang menganggap nama itu sangat penting, ada yang menganggap nama itu berarti banyak, sebuah pemberian orang tua yang diberikan dengan penuh makna, ada yang beranggapan nama ya nama. Hanya sekedar alat atau sarana  untuk memanggil, atau hanya sekedar sebuah sebutan (saja).

Apakah sebuah nama itu sama dengan sebuah merek?, misalnya orang suka menyebut motor, apapun mereknya ya ‘ Honda’, pompa air, apapun mereknya ya ‘Sanyo’ atau mobil Jeep, apapun mereknya ya Jeep, malahan ada banyak orang yang ngomongnya : ‘ mobilnya  Jeep Toyota”

Ala Maaak!

Atau obat nyamuk apapun mereknya ya Baygon. Masih banyak sih contoh ke-salahkaprah-an seperti ini yang berkaitan dengan nama atau merek.

Orang tua biasanya memberi nama anaknya juga mikir-mikir dulu, diskusi sama isterinya, bahkan kadang seluruh keluarga besarnya ikut nimbrung rembugan, bisa sampai berhari-hari……..

memilih nama ada yang karena nama besar seseorang yang diidolakan, atau untuk mengingat suatu momen tertentu misalnya, ada orang tua yang memberi nama anaknya …..Vespianto…., karena ayahnya penggemar motor Vespa, …..Neony……, karena saat anaknya lahir di jalan kampungnya juga sedang ada proyek neonisasi, atau ……Helmi….., karena saat anaknya lahir lagi giat-giatnya polisi merasia pengendara motor tanpa helm. Atau nama saya misalnya, karena saya lahir bertepatan dengan hari Natal, dan yang seperti ini juga masih banyak contoh yang lain.

Ada banyak orang yang sungguh-sungguh sangat memperhatikan ejaan dan pengucapan namanya, contohnya nama anak laki-laki saya yang sering dipanggil dengan pelafalan C nya seperti melafalkan kata Cecak, padahal nama anak saya C nya dilafalkan seperti huruf K, kalau saya bermaksud namaya menjadi seperti melafalkan cecak, saya mengisi form akte kelahirannya ya dengan tulisan C-h-a-r-l-o-s bukan C-a-r-l-o-s kan? Atau nama saya yang sering disebut Kristin , padahal Demi Tuhan nama saya ngga pake N, bahkan secara nama panjang sayapun ngga ada huruf N nya (terus orang-orang itu nemu dimana ya huruf N nya)

Ibu saya (Alm) selalu menegaskan bahwa namanya adalah Janssen dengan 2 S atau sahabat keluarga yang juga selalu menegaskan namaya adalah Ingrid dengan 1 G . Anak perempuan saya lain lagi, nama praktisnya Lieke, tapi sering dipanggil teman-temannya Likee (ya kalau ini sih memang sengaja :D )

Kemarin waktu mau NYONTRENG saat mendaftar nama saya ditulis dengan 2 huruf a , terus saya bilang :’ ni salah pak, a nya 1 saja’, dan jawabannya adalah: ‘ Oooooooo, ini ngga penting, yang lebih penting kan hadirnya’ , saya suebel banget, enak aja! nama orang diganti-ganti semau-maunya, terus saya bilang:’ ya buat saya penting pak!, ini nama pemberian orang tua saya Alm. jadi harus saya hormati’, dan saya ngga peduli lagi dengan reaksinya, ngga penting!

kenapa….?,

Posted in omong kosong with tags , , , , on April 7, 2009 by kristi

Mengapa Tuhan memberikan aku cobaan yang tak berkesudahan?, kata saya.

Apakah benar Tuhan memberi cobaan?, bukan tah apa yang diberikan Tuhan adalah berkah semata? Mangapa orang lalu selalu menganggap ‘itu’ sebagai suatu cobaan?

Apakah karena apa yang kita peroleh tidak seperti apa yang kita inginkan atau harapkan, kemudian kita mengclaim itu sebagai sebuah cobaan?

Misalnya, suatu bencana alam, apakah bencana alam bisa disebut sebagai sebuah cobaan dari Tuhan? Bukan tah bencana alam itu terjadi karena ulah manusia yang tidak menghargai alam sekitar?, coba saja! :

Bencana alam yang terjadi, bila di-urut-urut pasti karena terjadi kerusakan alam yang pasti juga karena ulah manusia?

Misalnya karena penebangan hutan yang semena-mena , atau penggalian pasir di kaki gunung yang berlebihan, atau lahan resapan yang di ubah fungsinya sehingga berakibat pada konstruksi dan struktur tanah itu sendiri.

Kenapa ada panas yang berlebihan? mengapa ada hujan terus menerus sehingga menyebabkan banjir di mana-mana, ini baru sebagian kecil dari banyak penyebab, dan itu semua karena ulah tangan manusia bukan? Masih banyak penyebab-penyebab lainnya yang satu dan lainnya saling berkait. Dan proses yang sudah berjalan berpuluh tahun itu baru nampak dan terasa akibatnya sekarang!

Bencana alam bukan karena tangan Tuhan, tapi karena tangan manusia, yang sudah saling iri, serakah, dan hanya mementingkan dirinya sendiri, dan kalau ada 0,000000sekian % dari penduduk bumi ini yang concern terhadap alam semesta beserta isi-isinya ngga akan berdampak, mereka juga akan tetap menjadi korban.

Global worming misalnya, akibat dari kerusakan alam semesta eksesnya kemana-mana .

Jadi apa yang harus diperbuat manusia untuk memperbaiki kerusakan alam semesta ini? Ya memperbaiki akhlak-budi-pekerti masing-masing dahulu, bagaimana…..?, Ya ! bagaimana?

Contoh kasus: Otomat tandon air di rumah saya macet (lagi), sebel ngga sih?, padahal sudah beli yang paling bagus, paling kuat, paling awet, kata penjualnya. Menurut saya kronologinya sebagai berikut (cie ileeee!!!)

Karena penyebab-penyebab kerusakan alam semesta yang saya sebut diatas (antara lain) akibat dari global worming, suhu udara menjadi sangat-sangat-sangat tinggi, panas yang sangat-sangat-sangat  menyengat menyebabkan pelampung otomat di dalam tandon mengalami penyusutan bobot karena menguap, sehingga switchnya ngga mau turun pada saat debet air berkurang, akibatnya:

Satu rumah ngga bisa mandi, untuk naik keatas tandon butuh tangga, saya minjem mulu malu dong! jadilah saya harus beli tangga (karena darurat, beli tangganya yang harus bisa dipakai saat itu juga) and harganya?……….????phiuh!!

Saya harus minta tolong anak kost untuk naik dan betulin pelampungnya, inipun butuh beberapa hari sendiri untuk menemukan kesalahannya dan memperbaikinya.

Belum lagi korban perasaan, jengkel, sebel, sedih dan sungkan karena harus berkali-kali minta tolong anak-anak  kost.

Saya jadi ngga bisa mengerjakan proyek-proyek sulaman saya  karena konsentrasi saya terganggu , terpecah ke masalah suplay air di rumah saya

Untungnya… Na ini yang positifnya.

Anak-anak yang kost di rumah saya cowok, coba kalau cewek , wah manyun aja kaleee!

Saya beli tangga (yang harganya…….!!) itu bisa bayar akhir bulan karena tokonya udah langganan.

Tapi yang parah dan lama sembuhnya ya mood saya yang jadi porak-poranda, sehingga  keluarlah kata-kata  seperti kalimat pembuka di atas tadi.

Saya ngga mikirin masalah global worming atau banjir, atau tanah longsor atau banjir lahar bukan karena ngga mau tapi karena ngga mampu!! What can i do? untuk skala pribadi ya okaylah, tapi kalau udah skala alam semesta, apa efeknya? ngga sebanding! So…!

Tuhan ampuni aku bila aku sempat menyangka bahwa segala persoalan yang menghadangku adalah cobaan dariMU, aku akan menganggap itu semua sebagai berkah, karena dibalik  segala kesusahan pasti ada segala kebahagian, AMEN.