what’s in a name…….?,

“What’s in a name? that which we call a rose, by any other name would smell as sweet”

Pasti tau dong, kalimat ini?, kalimat yang diucapkan oleh Juliet untuk kekasihnya Romeo? Bunga mawar yang harum, sekalipun tidak disebut sebagai  mawar, akan tetap berbau harum!, kira-kira artinya seperti itu.

Apakah arti sebuah nama? Ada yang menganggap nama itu sangat penting, ada yang menganggap nama itu berarti banyak, sebuah pemberian orang tua yang diberikan dengan penuh makna, ada yang beranggapan nama ya nama. Hanya sekedar alat atau sarana  untuk memanggil, atau hanya sekedar sebuah sebutan (saja).

Apakah sebuah nama itu sama dengan sebuah merek?, misalnya orang suka menyebut motor, apapun mereknya ya ‘ Honda’, pompa air, apapun mereknya ya ‘Sanyo’ atau mobil Jeep, apapun mereknya ya Jeep, malahan ada banyak orang yang ngomongnya : ‘ mobilnya  Jeep Toyota”

Ala Maaak!

Atau obat nyamuk apapun mereknya ya Baygon. Masih banyak sih contoh ke-salahkaprah-an seperti ini yang berkaitan dengan nama atau merek.

Orang tua biasanya memberi nama anaknya juga mikir-mikir dulu, diskusi sama isterinya, bahkan kadang seluruh keluarga besarnya ikut nimbrung rembugan, bisa sampai berhari-hari……..

memilih nama ada yang karena nama besar seseorang yang diidolakan, atau untuk mengingat suatu momen tertentu misalnya, ada orang tua yang memberi nama anaknya …..Vespianto…., karena ayahnya penggemar motor Vespa, …..Neony……, karena saat anaknya lahir di jalan kampungnya juga sedang ada proyek neonisasi, atau ……Helmi….., karena saat anaknya lahir lagi giat-giatnya polisi merasia pengendara motor tanpa helm. Atau nama saya misalnya, karena saya lahir bertepatan dengan hari Natal, dan yang seperti ini juga masih banyak contoh yang lain.

Ada banyak orang yang sungguh-sungguh sangat memperhatikan ejaan dan pengucapan namanya, contohnya nama anak laki-laki saya yang sering dipanggil dengan pelafalan C nya seperti melafalkan kata Cecak, padahal nama anak saya C nya dilafalkan seperti huruf K, kalau saya bermaksud namaya menjadi seperti melafalkan cecak, saya mengisi form akte kelahirannya ya dengan tulisan C-h-a-r-l-o-s bukan C-a-r-l-o-s kan? Atau nama saya yang sering disebut Kristin , padahal Demi Tuhan nama saya ngga pake N, bahkan secara nama panjang sayapun ngga ada huruf N nya (terus orang-orang itu nemu dimana ya huruf N nya)

Ibu saya (Alm) selalu menegaskan bahwa namanya adalah Janssen dengan 2 S atau sahabat keluarga yang juga selalu menegaskan namaya adalah Ingrid dengan 1 G . Anak perempuan saya lain lagi, nama praktisnya Lieke, tapi sering dipanggil teman-temannya Likee (ya kalau ini sih memang sengaja :D )

Kemarin waktu mau NYONTRENG saat mendaftar nama saya ditulis dengan 2 huruf a , terus saya bilang :’ ni salah pak, a nya 1 saja’, dan jawabannya adalah: ‘ Oooooooo, ini ngga penting, yang lebih penting kan hadirnya’ , saya suebel banget, enak aja! nama orang diganti-ganti semau-maunya, terus saya bilang:’ ya buat saya penting pak!, ini nama pemberian orang tua saya Alm. jadi harus saya hormati’, dan saya ngga peduli lagi dengan reaksinya, ngga penting!

One Response to “what’s in a name…….?,”

  1. He he he he he…. :D Masalah lama yg terungkit kembali. Cape` deeee…..

Leave a Reply